MENGENALKAN RAMBU LALU LINTAS KEPADA MURID TK KARTIKA YONIF PARA RAIDER 503/MAYANGKARA

Satlantas Polres Mojokerto berjumlah 8 orang dipimpin Ipda Handoko   memberikan Pengenalan Rambu Lalu Lintas kepada anak-anak TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad dengan didampingi oleh guru pembimbing dan pengurus yayasan.Kamis (1/2/2018)
Kegiatan yang bertempat di halaman TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad tersebut berisikan materi tentang penyebab kecelakaan dan praktek pengenalan rambu lalu lintas kepada usia dini.
Ipda Handoko mengatakan, ” Praktek pengenalan rambu lalu lintas kepada anak-anak TK sangatlah bagus, diharapkan setelah anak-anak ini besar atau beranjak dewasa menjadi generasi yang disiplin taat dan patuh terhadap berlalu lintas “.
Pengenalan rambu lalu lintas ini disambut dengan antusias oleh anak-anak TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad, karena pihak Satlantas Mojokerto mengenalkan rambu lalu lintas dengan cara bernyanyi dan bermain bersama.
Di akhir kegiatan, pihak Satlantas mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang sudah lama terjalin dengan baik. Kedepannya, dengan adanya sosisalisasi ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri dan bermanfaat bagi Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Mojokerto.




4 komentar:

  1. Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun tinggi.
    Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangannya akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional dan sosial.
    Seperti yang dilakukan oleh Satlantas Polres Mojokerto berjumlah 8 orang dipimpin Ipda Handoko yang memberikan Pengenalan Rambu Lalu Lintas kepada anak-anak TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad dengan didampingi oleh guru pembimbing dan pengurus yayasan.
    Hal ini tentunya sangat asik dan edukatif, karena Polisi Lalulintasnya memberikan pengenalan rambu-rambu lalulintasnya dengan bermain bahkan bernyanyi. Hal ini akan menarik minat anak-anak untuk lebih belajar rambu-rambu lalulintas. Polisi memposisikan sebagai teman bagi anak-anak. Polri membawa kiprah sebagai "Polisi Sahabat Anak".
    Polisi Sahabat Anak, dilaksanakan dengan bermain sambil belajar ini diharapkan memberikan pengetahuan kepada anak usia dini tentang sejumlah tanda atau rambu lalu lintas. Dengan harapan anak lebih mengenal bagaimana polisi dalam menjalankan tugasnya. Program seperti ini patut ditanamkan di setiap sekolah. Hal ini, kelak bisa menekan tingkat kenakalan anak sekolah.
    Semoga program seperti ini rutin dilaksanakan untuk memberikan pengenalan terhadap anak tentang cara kinerja polisi seperti apa.

    BalasHapus
  2. Manusia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan. Periode ini adalah tahun-tahun berharga bagi seorang anak untuk mengenali berbagai macam fakta di lingkungannya sebagai stimulans terhadap perkembangan kepribadian, psikomotor, kognitif maupun sosialnya.
    Piaget dalam Suparno (2003:20) berpendapat bahwa anak perlu diberikan berbagai pertanyaan untuk meningkatkan kemampuan berpikirnya. Piaget melakukan penelitian longitudinal melalui pengamatan tentang perkembangan intelektual pada ketiga anaknya.
    Pada tahap selanjutnya Piaget juga melakukan riset pada ribuan anak lainnya. Menurut pandangan Piaget, intelegensi anak berkembang melalui proses active learning. Para pendidik hendaknya mengimplementasikan active learning dengan cara memberikan kesempatan kepada anak untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan yang dapat mengoptimalkan penggunaan seluruh anca indera anak.
    Inilah yang melatarbelakangi program Polri, menerapkan polisi sebagai sahabat anak tentunya akan memberikan kemudahan dalam memberikan pembelajaran pada anak. seperti yang dilakukan oleh Satlantas Polres Mojokerto untuk mengenalkan rambu-rambu lalulintas kepada TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad. Dalam pelaksanaannya Satlantas Polres Mojokerto memberikan edukasi disertai dengan permainan.
    Permainan yang kreatif memungkinkan perkembangan konsep diri. Bermain mendukung anak untuk tumbuh serta mandiri dan memiliki kontrol atas lingkungannya. Melalui bermain anak dapat menemukan hal yang baru, bereksplorasi, meniru, dan mempraktikan kehidupan sehari-hari sebagai sebuah langkah dalam membangun ketrampilan menolong dirinya sendiri, ketrampilan ini membuat anak merasa kompeten.

    BalasHapus
  3. Pola pikir masyarakat dahulu yang merasa takut akan kehadiran sosok polisi, terutama pada anak-anak. Hal ini menjadi motivasi bagi Sat Lantas Satlantas Polres Mojokerto untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat khususnya anak-anak. Hal ini bertujuan untuk menjalin keakraban dan keharmonisan antara polisi dan masyarakat.
    Seperti Kegiatan yang bertempat di halaman TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad tersebut berisikan materi tentang penyebab kecelakaan dan praktek pengenalan rambu lalu lintas kepada usia dini. Dan yang diberikan kepada anak anak yaitu pengenalan Rambu rambu lalu lintas, menjelaskan funsi Helm dan kegunaannya, mengajarkan cara menyeberang jalan supaya aman, Pelopor keselamatan berlalu lintas dan bermain di Bus Cendekia belajar tentang lalulintas dengan peralatan Laptop untuk menambah wawasan pengetahuan si anak.
    Polisi sangat ramah terhadap anak dan melindungi anak dengan baik. Sebagaimana kita ketahui sedang banyak terjadi kekerasan terhadap anak, Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu soliditas TNI Polri. Polri dekat bukan hanya dengan TNI saja namun juga dekat dengan keluarga dan anak-anak dari TNI tersebut
    program Polisi Sahabat Anak ini merupakan kegiatan positif. Terlebih anak-anak dikenalkan dengan berbagai hal seperti tugas polisi, rambu-rambu lalu lintas, dan lainnya. Semoga program yang di kenalkan ini bisa menjadi inspirasi orang untuk lebih menjaga anak dan soliditas dari TNI Polri yang harus terus dipertahankan .

    BalasHapus
  4. Kegiatan sosialisasi dan pengenalan rambu-rambu lalu lintas pada anak-anak sejak dini sangatlah penting. Pengenalan rambu-rambu lalu lintas bagi anak-anak menjadi paham manfaat keberadaan rambu-rambu lalu lintas sehingga kebiasaan tertib lalu lintas dapat tertanam sejak dini. Anak-anak akan paham bahwa keberadaan rambu-rambu lalu lintas bukan sekedar pajangan atau hiasan di jalan raya. Rambu-rambu lalu lintas dipasang di jalan raya demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan.

    Pada kesempatan ini Satlantas Polres Mojokerto yang berjumlah 8 orang dipimpin Ipda Handoko memberikan pengenalan rambu lalu lintas kepada anak-anak TK Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yonif Para Raider 503 Kostrad dengan didampingi oleh guru pembimbing dan pengurus yayasan.

    Semoga dengan adanya sosialisasi kepada anak-anak untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas dapat mengerti hukum yang ada di Negara Republik Indonesia sehingga menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas. Serta dengan dilakukannya sosialisi ini diharapkan dapat menumbuhkan kedekatan antara anak-anak dengan Polisi sehingga anak-anak merasa nyaman dengan adanya Polisi maka Polisi dapat menjadi sahabat bagi anak-anak.

    BalasHapus

rilis 159503 ketahanan pangan batas batu

  Ketahanan Pangan Satgas Yonif 503/Mayangkara Membangun Kesejahteraan Masyarakat Papua Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 503/Mayangkara ser...